Jam Tangan



Jam Tangan
Pengalaman saya dengan jam tangan,, jam tangan pertama saya didapatkan waktu saya kelas 3 SD. Waktu itu jam tangan adalah hadiah ulang tahun saya yang diberikan oleh orang tua saya. Jam tangan itu dulu bertemakan Spider-Man. Entah kenapa, saya dari dulu tidak suka memakai jam tangan. Tangan saya pasti merasa panas & gatal jika menggunakan jam tangan, entah karena jam tangannya yang jelek atau memang tangan saya yang tidak bisa menggunakan jam tangan, yang pasti saya alergi dengan jam tangan dari dulu.
Walaupun begitu, saya masih saja membeli jam tangan walaupun saya tidak akan memakainya. Untuk gaya mungkin kalo anak jaman sekarang mengatakannya. Tapi tetap saja tangan saya tidak mau berkompromi dengan jam tangan atau aksesoris tangan lainnya. Jam tangan terakhir saya, saya beli sendiri dengan uang saya seharga Rp. 150.000,- di Gonzo, Bandung.
Jam tangan itu memiliki tema Naruto dengan sinar aser di sebelahnnya. Tadinya, saya ingin membeli jam tangan yang bertemakan Detective Conan, Namun sayangnya jam model itu sudah habis, terpaksalah saya membeli yang bertemakan Naruto. Jam tangan itu mempunyai warna Gold Coating, dan tutp yang dapat dibuka. Itu adalah jam kesekian yang saya gunakan.
Jam itu hanya bertahan 3 bulan, karena saat bulan ke tiga jam itun jatuh dan tutupnya tidak dapat tertutup dengan rapat-rapat. Jadi saya manaruhnya di lemari pajangan saya. Sayangnya, jam itu tadi terendam saat banjir tahun 2012, jadi jam itu sudah rusak total. Dan sekarang, saya tidak punya niat untuk membeli jam tangan lagi, karena saya tahu, pasti jam tangan itu tidak akan saya pakai untuk apapun.
Jadi, jika ada yang akan memberikan saya hadiah berupa jam tangan, pasti saya akan menolaknya dan meminta untuk menggantikannya dengan hadiah selain jam tangan, karena jika diberikan saya tetap tidak akan menggunakannya, karena alasan yang telah saya telah sebutkan sebelumnya tadi. Saya mengidap alergi terhadap jam tangan.
~          Selesa  i           ~

0 komentar:

Posting Komentar